PortalNusa.Id, SANGATTA – Festival Sepak Bola (Fesbol) Merdeka Belajar tingkat Sekolah Mengah Pertama (SMP) se Kutai Timur (Kutim) tahun 2022, telah usai digelar di Stadion Kudungga Sangatta, Selasa (22/11/2022). Partai puncak Tim Kesebelasan SMP Sangatta Utara berhasil menaklukan SMP Kongbeng dengan skor tipis 1-0.
Penyelenggaraan Festival Sepak Bola (Fesbol) Merdeka Belajar tidak hanya berupa pertandingan tetapi seluruh peserta diasramakan di SMAN 2 Sangatta Utara. Di dalamnya ada materi kelas sepak bola, coaching klinik dengan orang hebat di sepak bola Indonesia tahun ini Ismed Sofyan. Hal ini bisa menjadi percontohan bagi peningkatan prestasi sepak bola di tingkatan daerah menuju prestasi nasional dan tentu menjadi pengalaman berharga bagi peserta. Hal ini senada dengan orientasi DBON dan Perpres Percepatan Prestasi Sepak Bola Nasional.
“Tentu ini akan menjadi pengalaman berharga buat adik-adik semua, harapannya semua ilmu yang di dapat bisa disampaikan kepada teman-teman yang tidak ikut di kegiatan ini,” pesan Wabup Kutai Timur, Kasmidi.
Tuk lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI dan para pelatih yang sudah membentuk karakter para peserta dan melatih mental. Dalam bermain sepak bola tidak hanya mengandalkan skill individu, namun kesolidan dan kerjasama tim paling utama. Model Fesbol ini diharapkan tahun berikutnya bisa membina lebih dini yakni mulai dari tingkat SD.
“Untuk tahun depan (2023) saya minta, Festival Sepak Bola ini bukan hanya untuk SMP tapi untuk SD juga,” pesan Wabup Kasmidi kepada Plt Kadis Pendidikan Kutim.
Wabup Kasmidi menyebutkan kegiatan ini merupakan program dari ASKAB PSSI Kutim namun melekat di Dinas Pendidikan. Diharapkan kedepannya akan disesuaikan dengan agenda jam belajar di sekolah, diusahakan di waktu libur sekolah. Sehingga tidak mengganggu proses belajar peserta.
Senada dengan Wabup Kutai Timur, salah satu pelatih/mentor dari Kodim 0909/KTM Bagus Aji mengatakan pihaknya diminta untuk membina kedisiplinan anak-anak (peserta), kekompakan, jiwa korsa dan mentalitas peserta Fesbol Kutim.
“Ini sangat bagus sekali dan suatu terobosan yang sangat luar biasa. Kami diperintahkan Bapak Dandim untuk hadir memenuhi permintaan panitia,” kata Bagus Aji.
Bagus Aji harap ilmu yang sudah didapat selama lima hari di asrama agar selalu di ingat, seperti ilmu PBB (baris berbaris), kekompakan dan jiwa korsa. Karena yang dibutuhkan dari sepakbola tidak hanya skill individu, kekompakan tim hal utama.
Turut Hadir di kegiatan ini Plt Kadis Pendidikan Irma Yuwinda beserta jajaran, Perwakilan Polres Kutim. Perwakilan Kodim 0909/KTM. Perwakilan Lanal Sangatta. Jajaran pengurus ASKAB PSSI Kutim. Para Kepala UPT Pendidikan, para orang tua peserta Fesbol Merdeka Belajar dan lainnya.
Sebagai apresiasi atas prestasi para peserta, SMP Sangatta Utara sebagai juara I berhak menerima Piala Bergilir, Tropy, medali dan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Sedangkan SMP Kongbeng yang menjadi Runer Up, selain trophy dan medali juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.8 juta. Juara III SMP Sangkulirang mendapat tropy, medali dan uang pembinaan Rp. 8 Juta. Juara IV SMP Busang mengantongi uang pembinaan sebesar Rp 6 juta beserta trophy dan medali.
Sementara pemain terbaik pada Fesbol kali ini adalah Naufal, siswa dari SMP Sangkulirang. Kemudian untul Top Skor dinobatkan kepada Kaka, karena berhasil membobol gawang sebanyak delapan kali gol.


































Discussion about this post