Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi menegaskan bahwa pemuda adalah garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di
Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Dede Yusuf Ketika Ketika menjadi pemateri Kegiatan Diklat Pencegahan Perilaku Destruktif Tentang Pemberantasan Korupsi Bagi Pemuda
Tahun 2022. Kegiatan tersebut bertajuk “Tingkatkan Peran dan Partisipasi Pemuda Dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi” yang dilaksanakan oleh Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora secara hybrid di Hotel Grand Kemang, Jakarta pada tanggal 10-11 Oktober 2022.
“Anak muda memiliki perhatian yang besar terhadap isu korupsi di Indonesia, apalagi media sosial memiliki peran penting untuk dalam melakukan blow up kasus korupsi yang tidak hanya terjadi di pemerintahan namun juga yang menjerat public figure.” ucap Dede Yusuf.
Politisi Partai Demokrat ini menilai flexing gaya hidup sudah menjadi motivasi utama bagi para pelaku korupsi di Indonesia. Apabila tidak dilakukan pendidikan sejak dini maka hal tersebut akan menjadi sebuah mata rantai yang tidak putus. “Pendidikan korupsi harus diberikan di setiap jenjang pendidikan mulai dari SD hingga
Universitas. Pendidikan karakter, akhlak, moral hingga watak agar perilaku antikorupsi dalam diri pemuda ini harus dimatangkan sebelum menjadi pemimpin di masa
depan.” tukasnya.
“Kembangkan OSIS dan BEM menjadi wadah demokrasi bagi para pelajar dan mahasiswa, jangan lupa para pemuda ini harus dibimbing dan dilindungi ketika
melaporkan kasus korupsi yang ada di lingkungannya.” lanjut Dede Yusuf. (edo)




































Discussion about this post