Brebes – Pengembang properti terus berusaha menggaet konsumen dan pembeli properti di momen kaya stimulus yang diberikan pemerintah, bahkan pengembang tidak segan-segan jika harus mengeluarkan kocek lebih untuk membangun berbagai fasilitas di kawasan perumahannya.
Begitu juga yang dilakukan Dokter Yanti Direktur PT HGI Andalusia Residence (Perum Eks PCI) yang berlokasi di Jalan Ketanggungan-Ciledug, Desa Cigedog, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, untuk terus melakukan pengembangan produk propertinya sekaligus memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat MBR.
“Andalusia Residence hadir mengedepankan konsep ruang terbuka hijau dengan sirkulasi udara yang baik dan terpenuhi, sangat dibutuhkan untuk menyesuaikan dengan kondisi di masa pandemi saat ini,” kata dr. Yanti, kepada media.
Cluster Catteleya, lanjut Yanti, merupakan type 36/72 unggulan, dengan menerapkan one gate sistem atau sistim satu pintu gerbang saja, menuju ke lingkungan perumahannya.
“Sekaligus didukung security yang berjaga 24 jam yang difasilitasi CCTV, tentunya akan menuju konsep perumahan smarthome,” ujar Direktur PT HGI yg sekaligus memiliki beberapa klinik kecantikan di Cikarang dan Brebes itu.
Keunggulan lainnya yakni Perumahan ini persis di pinggir jalan raya propinsi yang berada di dekat kawasan Industri Tan Su Hung dan kawasan Industri lainnya serta berada tidak jauh dari 2 pintu tol Ciledug dan Pejagan ini, juga didukung dengan sarana umum karena adanya pembangunan infrastruktur yang terbaik. Lokasi Andalusia residence juga terbilang sebagai lokasi yang sangat strategis.
Masih kata Dr Yanti, banyak konsumen saat ingin membeli properti, biasanya mempertimbangkan kenyaman dan kesiapan lingkungan. “Sudah menjadi tugas pengembang untuk melengkapi kebutuhan perumahan, Andalusia residence ini dengan berbagai fasilitas,” ujarnya.
Sukses melakukan pembangunan dan penjualan Perumahan di kawasan Cikarang, Bekasi hingga 40 hektar, dalam kurun waktu lima tahun, direktur PT HGI yg sekaligus dokter estetika ini merambah ke kawasan Brebes.
“Penjualan cluster Cattleya ini cukup surprise bagi kami, dalam waktu 1 bulan sejak dirilis, 12 unit rumah 6 diantaranya sudah reservasi dari 45 unit yg dipasarkan langsung sold out,” kata Dr Yanti.
Menjawab tingginya animo masyarakat, saat ini, Andalusia Residence terus berbenah memperbaiki di semua sistem, baik di segi tehnik pembangunan maupun legalitas. meluncurkan tiga cluster sekaligus yaitu Catteleya (45 Unit) dan type Gardenia (85 Unit) dan Type Bougenville (70 unit)
Dr Yanti menjelaskan cluster Cattleya masih promo dengan harga jual 150jutaan dengan angsuran 1jutaan dan bekerjasama dengan BTN Cabang Tegal, merupakan hunian pilihan yang sangat berbeda, dari fassade sudah terlihat jelas ini bangunan Komersial ditambah tinggi plafon kamar tamu hingga 4,2vmeter dan kamar. Jadi penghuni merasa nyaman dengan sirkulasi udara menjadi bersih.
“Cluster Cattaleya akan menjadi Hunian yang menunjang gaya hidup sehat, cocok untuk investasi, kalangan milenial dan keluarga muda. Untuk membantu kalangan ini memiliki rumah impian, kami berikan kemudahan dengan proses KPR BTN dan Bank lainnya,” tutur Dr Yanti
Di lain pihak, warga menyambut gembira dengan mulai dibangunnya perumahan ini bahkan tak segan-segan Pak RT Abdul Gafur dan warga lain turut membantu merealisasikan fasilitas tambahan yakni air PDAM agar persoalan air di Perumahan Andalusia Residence terpenuhi.
“Dengan diubahnya seluruh konsep Perumahan Andalusia Residence Eks PCI ini, semoga kesalahan-kesalahan masa lalu yang dilakukan manajemen pengembang sebelumnya dapat diperbaiki,” ujar Ketua RT PCI Abdul Ghafur.
“Bahkan untuk menambah daya promosi Andalusia residence dalam waktu dekat ini akan diselenggarakan Shooting oleh artis dan presenter ternama Mandala Shoji dalam acara *Rumahku Istanaku* yang akan ditayangkan di acara ulang tahun SCTV di bulan Agustus 2022,acara ini adalah program unggulan yg dulunya diberi nama Bagi- Bagi rumah, yang mana Dr Yanti Direktur HGI akan memberikan 1 unit rumah beserta isinya kepada salah satu warga Kecamatan Kersana, yang dipandang sangat membutuhkan, tentu harus melalui seleksi yg sangat ketat oleh tim Mas Mandala dan crew, dan penyerahannya akan dilakukan oleh salah satu pejabat di Brebes,” tutupnya.


































Discussion about this post