Portalnusa.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Bus Rapid Transit (BRT) guna memastikan layanan transportasi publik ini berjalan lebih efektif dan efisien di masa mendatang.
Setelah adanya penyerahan kembali aset sebanyak 10 unit bus dari pihak pengelola sebelumnya, pemerintah daerah kini merancang skema operasional yang lebih tepat sasaran.
Peralihan Pengelolaan dan Perawatan Aset
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon menyatakan bahwa seluruh unit BRT saat ini berada dalam pengawasan Dishub dan disimpan di area perkantoran dinas terkait.
Meskipun operasional reguler sedang dihentikan sementara, perawatan rutin tetap dilakukan untuk menjaga performa mesin dan kelaikan kendaraan.
“Seluruh armada dalam kondisi laik jalan. Kami memastikan mesin tetap dipanaskan dan fisik kendaraan terjaga selama masa transisi ini,” ujarnya saat memberikan keterangan.
Rencana Layanan Tematik dan Jalur Wisata
Salah satu poin utama dalam evaluasi ini adalah mengubah orientasi BRT dari sekadar angkutan umum reguler menjadi layanan transportasi tematik.
Dishub berencana mengoneksikan rute BRT dengan simpul-simpul transportasi utama dan destinasi wisata unggulan di Kota Cirebon.
“Ke depan, BRT akan diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata. Rutenya akan didesain agar terhubung dengan Stasiun Kejaksan, Stasiun Prujakan, hingga pelabuhan, sehingga memudahkan wisatawan maupun masyarakat mengakses titik-titik strategis,”jelas Andi
Kemitraan dan Target Operasional
Pemerintah Kota Cirebon juga membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga atau operator profesional untuk mengelola BRT dengan skema yang lebih berkelanjutan.
Kajian teknis mengenai rute, tarif, dan mekanisme kerja sama ditargetkan selesai dalam waktu dekat agar armada dapat kembali melayani warga pada tahun 2026 ini.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban kemacetan di jalan protokol, tetapi juga memberikan pengalaman bertransportasi yang lebih nyaman dan terintegrasi bagi warga maupun pelancong yang datang ke Kota Udang.




































Discussion about this post