Portalnusa.id – Pemerintah Kota Cirebon secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat.
Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, di Kantor BPK Perwakilan Jabar, Bandung, pada Senin (30/3/2026).
Didampingi Pj Sekda Kota Cirebon, Sumanto, serta jajaran perangkat daerah terkait, Wali Kota menyerahkan dokumen tersebut sebagai wujud kepatuhan konstitusi atas pengelolaan keuangan daerah.
Laporan ini diterima langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, bersamaan dengan 14 pemerintah daerah lainnya di wilayah Jawa Barat.
Bagi Pemerintah Kota Cirebon, penyusunan LKPD bukan sekadar rutinitas administratif tahunan. Dokumen ini merupakan cermin efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus bentuk tanggung jawab moral dalam mengelola dana publik sepanjang satu tahun anggaran.
Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, menegaskan bahwa tim pemeriksa akan bekerja secara profesional untuk menelaah setiap rincian laporan yang masuk.
“BPK berkomitmen melaksanakan pemeriksaan dengan independen, objektif, dan rasional demi keadilan informasi dalam pengelolaan serta tanggung jawab keuangan negara,” ujar Eydu dalam sambutannya.
Usai prosesi penyerahan, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses administrasi tersebut.
Beliau menekankan bahwa seluruh perangkat daerah telah berupaya maksimal menyajikan laporan yang akuntabel sesuai regulasi yang berlaku.
“Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar. Kami tentu berharap hasil dari 15 daerah ini, khususnya Kota Cirebon, bisa kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Effendi.
Beliau menambahkan bahwa transparansi menjadi kunci utama agar setiap rupiah anggaran dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat luas.
Dengan diserahkannya dokumen ini, Pemkot Cirebon optimistis dapat mempertahankan kualitas tata kelola keuangan yang bersih. Wali Kota berharap hasil audit nantinya tidak hanya sekadar mengejar opini WTP, tetapi benar-benar mencerminkan budaya kerja yang berintegritas di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon.































Discussion about this post