Portalnusa.id – Aliansi Peduli Cirebon Selatan (ASPECS) melontarkan kritik keras terhadap kondisi jalan ruas Halimpu–Wangkelang, tepatnya di Desa Durajaya atau perbatasan wilayah Kecamatan Beber dan Kecamatan Greged.
Hingga saat ini, jalan tersebut dibiarkan rusak parah tanpa penanganan serius, meskipun sudah lama dikeluhkan masyarakat.
Korlap ASPECS, Yogi menegaskan, kondisi jalan yang penuh lubang, bergelombang, dan rawan kecelakaan menjadi bukti nyata lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap infrastruktur dasar.
ASPECS menilai, pembiaran ini bukan sekadar kelalaian, tetapi bentuk kegagalan nyata dalam menjalankan tanggung jawab kepada rakyat.
“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa, ini soal keselamatan warga yang dipertaruhkan setiap hari.Negara seolah absen, dan wakil rakyat justru diam tanpa tindakan,” tegasnya.
ASPECS juga secara terbuka menyoroti sejumlah nama wakil rakyat seperti H. Saduki, H.R Hasan Basori, H.R Cakra Suseno, Aditiar Hafid Anwar, Frisma Elsa Tamara, Ari Bahari, Memet Fathan Surahmat dan Ade Irawan yang seluruhnya merupakan Anggota DPRD Kabupaten Cirebon Dapil 7 dinilai tidak menunjukkan kontribusi sama sekali dalam memperjuangkan perbaikan jalan tersebut.
Menurutnya, para wakil rakyat tersebut gagal menjalankan fungsi pengawasan dan penyerapan aspirasi masyarakat. Mereka dianggap hanya hadir saat momentum politik, namun menghilang ketika masyarakat membutuhkan kehadiran dan perjuangan nyata.
“Jangan hanya pandai berjanji saat kampanye. Ketika rakyat menghadapi jalan rusak yang membahayakan nyawa, ke mana mereka? Ini bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat,” imbuhnya.
Selain mengkritik wakil rakyat, ASPECS juga mendesak Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera mengambil langkah konkret dan tidak lagi menunda perbaikan. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan korban jiwa yang lebih banyak.
Yogi menegaskan jika ASPECS akan terus mengawal persoalan ini hingga ada tindakan nyata. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi turun ke jalan dan pelaporan resmi jika tidak ada respon dari pihak terkait.
“Jika tidak ada langkah cepat, kami siap turun aksi. Ini bukan kepentingan kelompok, ini menyangkut hak dasar masyarakat,” tutupnya.































Discussion about this post