Portalnusa.id – Senyum sumringah kini menghiasi wajah warga Desa Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura. Setelah hampir dua dekade atau kurang lebih 20 tahun didera kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, jalan poros kabupaten yang menghubungkan Desa Japura Kidul dengan Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, akhirnya mendapatkan perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Kondisi jalan yang sempat viral di media sosial pada pertengahan tahun 2025 lalu itu kini mulai bersalin rupa. Proyek perbaikan sepanjang 270 meter dengan lebar 3,5 meter tersebut bukan sekadar urusan pengaspalan, melainkan menjadi simbol kebangkitan mobilitas dan ekonomi warga di wilayah perbatasan kecamatan tersebut.
Akses Vital yang Sempat Terabaikan
Selama bertahun-tahun, jalan ini dikenal sebagai “jalur maut”. Sebagai urat nadi yang menghubungkan tiga desa sekaligus, yakni Desa Japura Kidul, Japura Lor, dan Desa Beringin Beringin, jalur ini merupakan akses utama menuju pasar, sekolah, tempat ibadah, hingga layanan kesehatan. Namun, minimnya perhatian pemerintah selama belasan tahun membuat fungsi vital tersebut lumpuh.
Salah seorang warga setempat, Yoyo Suwaryo, menceritakan betapa sulitnya melintasi jalur tersebut sebelum diperbaiki. Terutama saat musim hujan tiba, jalan berubah menjadi kubangan tanah merah yang licin dan berlumpur.
“Kami sangat bersyukur. Selama dua dekade jalan ini seolah tak tersentuh perbaikan. Dulu, kalau hujan, jalan ini penuh tanah merah dan sangat membahayakan, sering jadi jebakan maut bagi pengendara. Sekarang kami tidak perlu khawatir lagi terjatuh saat melintas,” ujar Yoyo saat ditemui di lokasi, Selasa (13/1/2026)
Senada dengan Yoyo, warga lainnya Carsiti, Ia mengaku sukacita yang mendalam. Baginya, jalan mulus adalah dambaan yang sudah lama ia impikan agar aktivitas sehari-hari tidak lagi terhambat oleh infrastruktur yang rusak parah.
Perbaikan jalan ini tidak datang begitu saja. Kuwu Japura Kidul, Heriyanto, menegaskan bahwa hasil yang dinikmati masyarakat hari ini adalah buah dari perjuangan panjang dan sinergi lintas Pemerintah Desa serta berbagai pihak.
Menurutnya, kondisi jalan yang rusak parah tersebut memang sudah seharusnya menjadi prioritas karena menyangkut hajat hidup orang banyak di dua kecamatan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR). Perbaikan ini juga tidak lepas dari inisiasi dan kawalan anggota DPR-RI serta DPRD Kabupaten Cirebon yang mendengar aspirasi kami, sehingga warga kami bisa memanfaatkan dan bisa beraktifitas dengan lancar kembali,” tutur Heriyanto.
Ia merinci bahwa perbaikan permanen ini dilakukan dengan Rabat beton, hal ini agar lebih kokoh dan mampu menahan beban kendaraan dan cuaca ekstrem.
Kendati demikian, Heriyanto berharap pemerintah tidak berhenti di sini. Ia mendorong agar seluruh sisa ruas jalan poros yang masih dalam kondisi kurang baik dapat dituntaskan secara menyeluruh.
“Harapannya, perbaikan ini bisa tuntas seratus persen hingga ke titik ujung, sehingga masyarakat benar-benar merasakan keamanan dan kenyamanan yang paripurna dalam beraktivitas. Jika infrastruktur bagus, ekonomi warga pasti akan ikut terangkat,” pungkasnya.
Kini, jalur Japura-Beringin bukan lagi menjadi potret buram infrastruktur Kabupaten Cirebon, melainkan menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat yang terus dikawal akan membuahkan hasil manis bagi kesejahteraan publik.
Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah
Portalnusa.id – Samsung Electronics Co., Ltd. secara resmi memperkenalkan lini terbaru dari keluarga Galaxy A series, yakni Galaxy A57 5G...




































Discussion about this post