Portalnusa.id – Sebanyak ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cirebon pada Maret mendatang direncanakan akan direlokasi ke Grage City Mall (GCM)
Rencana relokasi ASN Setda ini, merupakan langkah awal Pemkot Cirebon, menyusul adanya rencana renovasi besar-besaran terhadap struktur gedung delapan lantai tersebut.
Angka atau dana renovasi gedung Setda ini diperkirakan mencapai Rp15 miliar, yang diajukan Pemkot Cirebon kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, karena rencana renovasi gedung Setda didanai dari APBD Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP)
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon, Arif Kurniawan, mengonfirmasi bahwa lokasi terpilih untuk pemindahan kantor sementara adalah Grage City Mall (GCM). Lokasi spesifik yang akan digunakan adalah area bekas tenant besar seperti Centro atau Matahari yang berada di bagian belakang mal.
Sebelumnya, rencana relokasi ASN Setda ini, Pemkot mengusulkan dua tempat, yakni komplek stadion Bima dan GCM.
“Rencana positif pindah ke Grage City Mall (GCM). Pertimbangannya karena faktor ketersediaan ruang, sementara di kawasan Bima tidak mencukupi untuk menampung seluruh personel,” ujar Arif saat dikonfirmasi, Senin (5/1/2026).
Arif menyebutkan, sebanyak 150 hingga 170 ASN termasuk Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Cirebon sementara akan berkantor di GCM.
“Rencana pindah ke GCM belum pasti ya, kita masih bicarakan dengan pihak GCM nya, cuman lokasi yang paling relevan ya di GCM,”kata Arif.
Persiapan yang sedang dilakukan saat ini, lanjut Arif, sedang mempersiapkan apa saja yang sekiranya akan dibawa pindah ke GCM, termasuk menjadwalkan proses relokasinya.
“Proses relokasi dijadwalkan dilakukan sekitar bulan Maret 2026, kemungkinan besar sebelum atau sesudah Idulfitri, tergantung pada kesiapan teknis di lokasi baru nanti,”katanya.
Arif memastikan bahwa meskipun berkantor di mal, efektivitas kinerja pelayanan publik tetap akan berjalan seperti biasa.
“Ya pelayanan ya tetap berjalan seperti biasanya, nanti kita lihat perkembangannya, rencana relokasi masih kita siapkan,”katanya.
Renovasi Struktur oleh Pemprov Jabar
Perbaikan gedung Setda ini difokuskan pada penguatan struktur bangunan. Dana yang dibutuhkam untuk perbaikan sebesar Rp15 miliar dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman.
Renovasi fisik sendiri diproyeksikan mulai berjalan pada bulan Mei atau Juni 2026. Sebelum pengerjaan fisik dimulai, pihak Pemkot bersama tim ahli dari Politeknik Negeri Bandung (Polban) akan menyelesaikan penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada periode Januari hingga Maret 2026.
Keputusan renovasi ini merupakan upaya penyelamatan aset daerah agar gedung Setda lebih kokoh dan aman untuk digunakan kembali dalam jangka panjang.




































Discussion about this post