Portalnusa.id – Keberadaan toko modern yang tidak jauh dari pusat perdagangan Harjamukti diminta untuk ditutup permanen karena tidak sesuai dengan peraturan pemerintah.
Hal tersebut disampaikan Agus koordinator pedagang Pusat perdagangan Harjamukti atau pasar Harjamukti saat dikonfirmasi.
“Kami menunggu kepastian dari pemerintah kami menuntut toko modern yang jaraknya dekat dengan PPH untuk segera ditutup karena sudah menyalahi aturan,”katanya, pada Rabu kemarin.
Dengan adanya keberadaan toko modern yang sangat dekat dengan PPH menjadi penyebab sepinya pengunjung ke PPH.
Selain itu Agus juga menilai PPH tidak diperhatikan oleh pemerintah tidak seperti pasal tradisional lainnya karena banyak fasilitas yang kurang layak.
“Untuk saat ini sepi, jam 8 jam 9 pengunjung sudah berkurang apalagi kondisi pasar Harjamukti ini sudah seperti tidak layak lagi dikunjungi atap yang bocor, apalagi saat hujan besar,”katanya.
Padahal menurut Agus para pedagang yang berada di PPH telah memberikan kontribusi berupa distribusi yang per harinya sangat besar setiap pedagang dipungut 14.000 itu pun tidak rata angka pungutannya.
“Perhari kita diminta retribusi apabila hari ini pedagang tidak berjualan, besoknya harus bayar dobel, kalau tidak ngasih sesuai dengan retribusi mereka bilang sudah jangan jualan disini, angka retribusinya berbeda diliat nya dari pedagang yang lebih ramai, jadi retribusi yang dipungut tidak sama, ada yang 14rb ada yang 9rb,”katanya.


































Discussion about this post