Portalnusa.id – Pasar Rakyat Drajat Kota Cirebon salah satu pasar tradisional di Kota Cirebon yang banyak menyediakan kebutuhan pokok masyarakat.
Pasar ini, kalau dilihat dari luar memang tidak seramai pasar induk seperti Pasar Jagasatru, Pasar Perumnas dan Pasar Kanoman.
Aktivitas pasar ini, ramai hanya di jam-jam tertentu dari jam tiga atau jam empat pagi menjelang subuh sampai jam delapan siang.
Kepala Pasar Rakyat Drajat Dwi Setyowati mengungkapkan jika ingin mengetahui ramainya Pasar Rakyat Drajat datang di jam pagi.
“Kalau siang jam 9 saja udah sepi. Memang sudah pulang bukan sepi karena enggak ada yang jualan, pasar Drajat ramai hanya di pagi hari dari jam 4 subuh sampai siang jam 8,”katanya saat ditemui pasar Drajat usai menerima kunjungan Wali Kota Cirebon Effendi Edo ke Pasar Drajat disela kegiatan monitoring kawasan rawan banjir, Selasa (2/12/2025).
Kendati tidak seramai pasar Jagasatru, ketersediaan bahan pokok pangan di Pasar Drajat sangat lengkap, bahkan harganya masih sangat standar.
“Harganya juga standar tidak melambung tinggi stoknya juga aman seperti beras, Telor, ayam, minyak, ikan itu selalu ada. Kondisi pasar nya juga bersih, tidak banyak sampah yang menumpuk,”katanya.
Terkait ada beberapa kios yang tutup, Dwi mengungkapkan karena banyak juga pedagang yang usahanya tidak dilanjutkan atau turun temurun.
“Itu (kios) bukannya tutup. Karena memang enggak ada ngelanjutin jualan. Misal ibu nya jualan di sini, sudah sepuh, anaknya enggak ngelanjutin dagang,”katanya.
Sementara itu Wali Kota Cirebon Effendi Edo yang sedang melakukan monitoring kawasan rawan banjir, tidak jauh dari tempat monitoring, Edo menyempatkan berkunjung melihat kondisi Pasar Drajat.
Pada kesempatan itu, Edo berpesan kepada kepala Pasar Drajat agar para pedagang menjaga kebersihan lingkungan pasar.
“Kalau pasar nya bersih kan pengunjung juga nyaman, utamakan kebersihan, pasar Drajat ini pasarnya bersih,”kata Edo.
Terkait sepi atau ramainya pengunjung, lanjut Edo, waktu jualan para pedagang di Pasar Drajat sangat terbatas. Ramainya hanya di jam-jam tertentu.
“Kalau siang memang sudah sepi. Tapi kalau pagi, di jam-jam subuh atau menjelang subuh banyak yang jualan, jadi ramainya di jam-jam tertentu,”katanya.
Pemkot Cirebon Matangkan Rencana WFH Bagi ASN, Berlaku Mulai Jumat Depan
Portalnusa.id – Pemerintah Kota Cirebon tengah melakukan pembahasan serius terkait rencana penerapan kebijakan Bekerja dari Rumah atau Work From Home...


































Discussion about this post