Portalnusa.id – Kejar realisasi percepatan realisasi anggaran 2026, Pemerintah desa Pabuaran Kidul, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2026 Senin (24/11/25).
Dalam Musrenbangdes ini, berbagai elemen masyarakat desa dilibatkan untuk memberikan masukan dan usulan terkait prioritas pembangunan desa untuk tahun-tahun mendatang.
RKPDes merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan desa yang menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Kuwu Pabuaran Kidul Nuryadin, menjelaskan, pelaksanaan musrenbangdres digelar secara rutin setiap bulan nopember, hal itu dilakukan untuk mempercepat persiapan bahan pengajuan APBDes 2026, diharapkan dengan semakin cepat melakukan persiapan dan pengajuan, anggaran 2026 mendatang bisa direalisasikan di bulan Maret 2026, karena menurutnya, idul fitri 2026 jatuh di bulan Maret, sehingga diharapkan anggaran pemberdayaan bisa direalisasikan menjelang lebaran.
“Tahun 2025 anggaran bisa direalisasikan di bulan Maret, semoga dengan semakin cepatnya usulan anggaran disampaikan, anggaran tahun 2026 mendatang bisa realisasi pencairan di awal atau pertengahan maret 2026, ” Harapnya.
Lanjut disampaikan Kuwu Nuryadin, terkait penganggaran Koperasi Desa Merah Putih agar mengalokasikan APBDes untuk setor pinjaman KDMP, dalamnrplaksanaan musrenbangdes Pabuaran Kidul masih belum mencantumkannya, hal itu sengaja dilakukan karena sampai saat ini masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang mengatur pengelolaan Dana Desa (DD) untuk alokasi KDMP.
Namun demikian menurut Kuwu Nuryadin, pihaknya menyimpan alokasi pembiayaan KDMP tersebut saat ini dialokasikan untuk kebutuhan rencana kegiatan ketahanan pangan dan infrastruktur pertanian, sehingga jika PMK baru keluar dan harus mengalokasikan pembiayaan KDMP, maka pihaknya akan melaksanakan musyawarah desa terkait perubahan anggaran.
“kesepakatan dalam pelaksanaan musrenbnagdes yang digelar tadi, sementara alokasikan dulu untuk rencana program ketahanan pangan dan infrastruktur pertanian, sehingga jika ada perubahan tidak akan begitu menganggu, ” Jelasnya.
Lebih lanjut Kuwu Nuryadin juga menjelaskan, bahwa pembangunan infrastruktur di Desa Pabuaran Kidul, diakui terutama jalan lingkungan dan gang, hampir semua sudah dilakukan perbaikan dan peningkatan, sehingga kedepan alokasi lebih diperuntukkan pemeliharaan jalan lingkungan dan gang.
“Salah satu alasan kenapa anggaran tahun ini bisa melakukan rehab balai desa, salah satunya sudah 100 persen infrastruktur jalan dan gang sudah dilakukan perbaikan, tahun depan kita masih butuh kebutuhan mebeler dan perlengkapan kantor balai desa, ” Pungkas Kuwu Nuryadin.
Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah
Portalnusa.id – Samsung Electronics Co., Ltd. secara resmi memperkenalkan lini terbaru dari keluarga Galaxy A series, yakni Galaxy A57 5G...




































Discussion about this post