Portalnusa.id – Pengajuan bacaleg yang dilakukan setiap partai masing-masing di Kota Cirebon didominasi oleh kalangan anak muda tentunya banyaknya kaum milenial yang mendaftarkan diri sebagai bacaleg akan menguntungkan partai politik.
Menanggapi hal tersebut pengamat politik Kota Cirebon Sutan Aji Nugraha menyampaikan maraknya baca milenial di setiap parpol itu menandakan adanya perubahan yang kuantitatif karena bonus demografi.
“Tentunya banyaknya bacaleg muda ini akan menguntungkan parpol tapi hal ini harus diiringi progres yang kualitatif sehingga jangan sampai sama seperti para pendahulunya,”kata Sutan, Selasa (16/5/2023)
Sutan menyontohkan apa yang pernah disampaikan pahlawan nasional Sutan Ibrahim atau Tan Malaka.
“Tan Malaka pernah bicara bahwa idealisme menjadi kemewahan terakhir yang hanya dimiliki oleh seorang pemuda/i,”katanya.
Modal caleg muda ini, kata Sutan tentunya caleg tak cukup hanya muda, harus berani dan tentunya memiliki pengalaman yang luas termasuk dalam berorganisasi.
Kendati demikian, para caleg muda ini, lanjut Sutan jika memang ini disandarkan pada kuantitatif maka yg terjadi bukan progres, bisa2 regres politik. Bonus demografi itu mempengaruhi elektoral.
“Artinya hampir 60-70% pemilih adalah kaum millenial atau bisa disebut pemilih pemula. Setidaknya para millenial ini sudah memberanikan diri menjadi bacaleg setidaknya minimal ada pengalaman berorganisasi,”katanya.
Selain itu sambung Suta idealisme mereka (caleg muda) harus dicetak sedemikian rupa oleh masing-masing parpol sehingga apa yang menjadi cita-cita politik parpol termanifestasikan. “Tentunya dengan perjuangan yang berbeda, kan gitu parpol-parpol,”kata Sutan.




































Discussion about this post