Puisi Karya : Pulo Lasman Simanjuntak
airmata terakhir
mengalir diam-diam
sampai ke langit ketiga
setiap hari ketujuh tiba
di pintu rumah doa
dinyanyikan mazmur
paling mengerikan
o, angin malam
berhembus keras
mengetuk hati
putus asa
terkapar
tak berdaya
siapakah lagi
mau berbelas kasihan
kepada pesakitan
yang nyaris gila
esok kutunggu engkau
di pertigaan pelabuhan kusam
karena ini airmata terakhir
segeralah bunuh diri
untuk kemenangan abadi
Jakarta, Jumat, 17 Februari 2023
Biodata :

Pulo Lasman Simanjuntak, dilahirkan di Surabaya 20 Juni 1961.Menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (STP-Jakarta).Mulai mempublikasikan karya puisinya sejak tahun 1980-2023 dimuat (dipublish) baik di media cetak (koran dan majalah) , media online, media sosial, serta majalah digital di Indonesia dan di Malaysia.
Karya puisinya juga telah diterbitkan dalam 7 buku antologi puisi tunggal (1997-2021), serta 20 buku antologi puisi bersama para penyair seluruh Indonesia.
Saat ini tengah persiapan untuk penerbitan buku antologi puisi tunggal ke-8 akan diberi judul MEDITASI BATU (tahun 2023).
Sekarang ini sebagai anggota komunitas sastra Dapur Sastra Jakarta( DSJ), Sastra Nusa Widhita (SNW), Lumbung Puisi Indonesia (LPI), Sahabat Sastera Kita (SSK, Sabah, Malaysia), Pemuisi Nasional Malaysia, Forum Sastra Asean, Sastra Indonesia-Asean, Komunitas Sastra Indonesia (KSI), Komunitas Dari Negeri Poci (KDNP), Bengkel Deklamasi Jakarta (BDJ), Senja Berpuisi, Hari Puisi Indonesia (HPI) dan sebagai Ketua Komunitas Sastra Pamulang (KSP).
Bekerja sebagai wartawan, dan bermukim di Perum Pamulang Permai I, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Email : pulo_lasman@yahoo.com
HP : 08561827332 (WA)





































Discussion about this post