Oleh: Nono Daryono, M. Ag
Bahagia sejatinya terletak pada jiwa seseorang. Rasa syukur yang dalam menyebabkan kebahagiaan bisa diraih. Menerima atas segala yang diberikan Alloh pada kita, sesungguhnya itulah kebahagiaan hakiki. Pertanyaannya bagaimana caranya agar selalu bersyukur?
Nabi telah mengajarkan salah satu caranya agar hidup selalu bersyukur, yakni dengan melihat orang-orang yang di bawahmu. Dalam urusan harta, dalam urusan jabatan, maupun hal lain yang bersifat duniawi. Sebaliknya dalam urusan ibadah dan akhirat kita patut melihat ke atas. Sehingga timbul semangat dan sungguh-sungguh ketika menjalankan ibadah.
Salah satu pendekatan agar selalu bahagia dalam kehidupan yakni SORBAN. Dalam istilah lain Semangat dalam Olah rasa, Olah raga, Olah rasio, Bahagia dalam Kehidupan.
Semangat, artinya punya energy berlebih karena bulatnya niat mengharap ridho Alloh SWT, semangat juga dalamnya keyakinan bekerja bersama Alloh maka segalanya bersandar kepada Alloh SWT. Sebagaimana Qs. Alfatihah ayat 5, yang artinya Hanya kepadaMulah aku beribadah dan hanya kepadaMulah memohon pertolongan. Sebuah janji ketulusan untuk meluruskan segala yang diusahakannya hanya untuk Alloh mengharap rido Alloh SWT.
Olah raga, secara fisik manusia butuh kekuatan dan kesehatan menjaga tubuh yang diamanahkan Alloh swt. Olah rasa, hati dididik untuk peka dan peduli, peka terhadap ayat ayat Alloh SWT, peduli terhadap sesama dan alam semesta. Olah rasio, pikirannya bergerak untuk mentafakuri pemberian Alloh pada dirinya, sehingga akan sampai ketawadhuan kepada sesama makhluk Alloh, dan Ketadharuan kepada Alloh SWT. Maka akan sampailah pada kebahagiaan dalam kehidupan.
Walhasil bekal kita menggapai kebahagiaan laksana SORBAN yang selalu lekat dengan ahli agama, para Alimil ulama, Asatidz, dan Para imam masjid, yang intinya menggambarkan sosok insan beriman yang senantiasa bersyukur pada Alloh, dalam berbagai keadaan, sehingga akan sampai pada derajat taqwa. Insyaa Alloh.




































Discussion about this post