Jakarta – Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, (7/12) sebagai tuan rumah Timnas Indonesia sudah unggul secara mental. Hal tersebut terbukti dalam pertandingan perdananya, tim asuhan tim Milos Pejic tersebut menang dengan skor telak 80-54.
Di menit awal, quarter pertama Indonesia Patriots, langsung tancap gas memimpin 10-0 atas Arab Saudi. Sampai dengan menjelang akhir quarter pertama selesai Indonesia memimpin 18-13.
Kehadiran Marques Bolden memberikan dampak besar untuk permainan Indonesia. Dipertengahan quarter kedua, Indonesia menjauhkan keunggulan menjadi 37-27 atas Arab Saudi. Selain panen poin, upaya Marques Bolden melakukan blok blok untuk menggagalkan pemain Arab Saudi cukup menyulitkan para pemain Arab Saudi. Sehingga pada akhir quarter kedua skor untuk tim Indonesia semakin jauh 44-27.
Pada awal quarter ketiga, Derrick Michael Xzavierro menambah keunggulan Indonesia menjadi 47-30 atas Arab Saudi. Menjelang menit akhir quarter ketiga, Abraham Damar Grahita menambah dua poin untuk keunggulan Indonesia dan membuat Indonesia memimpin 61-45 atas Arab Saudi di akhir quarter ketiga.
Indonesia memulai awal quarter keempat penuh percaya diri, hingga akhir pertandingan Indonesia Patriots mencatat kemenangan telak atas Arab Saudi 80-54.
Sementara itu, setelah mencatatkan kemenangan pertamanya, Manajer Tim Basket Indonesia, Jerremy Immanuel mengatakan agar jangan cepat berpuas diri, karena masih terlalu jauh untuk lolos ke delapan besar.
“Saya rasa para pemain sudah menunjukan penampilan yang sangat baik hari ini. Tapi, kita tidak bisa puas dulu, karena kita belum mencapai target yang diharapkan,” ungkap Jeremy Immanuel.
Jeremy pun memastikan bahwa Indonesia akan terus melakukan evaluasi setelah kemenangan tersebut. Pasalnya, Indonesia akan menghadapi lawan yang lebih berat lagi setelahnya, yakni melawan Yordania dan juga Australia di penyisihan Grup A.***





































Discussion about this post