Portalnusa.id – Di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, terdapat sebuah destinasi unik yang memadukan edukasi, konservasi, dan rekreasi: Wisata Konservasi Kura-kura Belawa.
Tempat ini bukan hanya menjaga kelestarian kura-kura langka, tetapi juga menjadi ruang bermain dan belajar bagi anak-anak serta keluarga yang berkunjung.
Istana Bolon dan Senyum Anak-anak
Penambahan arena bermain istana bolon membuat suasana wisata semakin hidup. Anak-anak berlarian penuh tawa, sementara orang tua menikmati waktu santai. Menurut pengurus obyek wisata, Kang Dede Mulyadi (KDM), inovasi ini berdampak langsung pada peningkatan pemasukan.
“Kami berharap kunjungan para wisatawan lokal maupun luar kota, bahkan mancanegara, bisa terus datang ke obyek wisata konservasi Kura-kura Belawa Cirebon,” ujar KDM.
Dengan tiket masuk Rp10.000 sepuasnya (kecuali hari besar Idul Fitri), pemasukan harian kini berkisar Rp300.000 hingga Rp1,5 juta.
UMKM dan Pokdarwis Ikut Tumbuh
Di sekitar lokasi wisata, pedagang kecil mulai merasakan dampak positif. Ketua Pokdarwis Bela Asih, Eman Suherman, menegaskan bahwa geliat pariwisata ini menjadi harapan bagi kebangkitan UMKM.
“Kami optimis dunia pariwisata dan ekonomi kreatif UMKM bisa bangkit kembali, walaupun ada keputusan pemerintah dengan efisiensi anggaran,” katanya.
Harapan dari Dunia Pendidikan
Meski kunjungan dari siswa SMK dan SMA belum terlihat akibat kebijakan larangan studi tour dari Pemprov Jabar, rombongan PAUD, TK, dan SD mulai berdatangan.
Janji Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon bahwa siswa SD dan SMP akan diarahkan untuk studi tour di dalam wilayah Cirebon, khususnya ke Belawa, menjadi harapan baru bagi pengelola.
Wisata Konservasi Kura-kura Belawa bukan sekadar menjaga satwa, tetapi juga menjaga senyum anak-anak, semangat pedagang kecil, dan harapan masyarakat desa.
Dengan perpaduan konservasi, edukasi, dan rekreasi, Belawa meneguhkan diri sebagai destinasi unggulan yang menghidupkan optimisme pariwisata Cirebon.




































Discussion about this post