Portalnusa.id – Jebolnya pipa transmisi utama milik Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon yang berlokasi di kawasan Plangon, Kabupaten Cirebon, mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif.
Pada hari ini, rombongan DPRD Kota Cirebon yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Andri Sulistio, bersama jajaran Komisi II melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi kejadian untuk meninjau proses perbaikan.
Dalam keterangannya di lokasi, Andri Sulistio menjelaskan bahwa pipa yang mengalami kerusakan merupakan pipa lama yang dibangun sejak tahun 1978. Akibat kerusakan ini, aliran air ke sejumlah titik di Kota Cirebon terhenti total.
“Pipa yang dibangun tahun 78 ini sementara tidak bisa sedikitpun mengaliri air lagi ke Cirebon. Jadi, sementara beberapa titik akan mati airnya,” ujar Andru.
Menanggapi keluhan masyarakat mengenai potensi gangguan air yang lama, Ketua DPRD menegaskan bahwa pihak teknis PDAM sedang bekerja keras melakukan penggantian pipa. Ia membantah kabar yang beredar bahwa perbaikan akan memakan waktu hingga dua minggu.
“Petugas akan mengganti satu lonjor pipa transmisi di titik yang bocor. Perbaikan dikebut dan ditargetkan selesai pada malam hari ini,”katanya
Masyarakat diminta bersabar dan tidak terpengaruh isu bahwa gangguan akan berlangsung berminggu-minggu.
“Insya Allah akan kita percepat. Hari ini, malam ini pun akan bisa diperbaiki,” pungkasnya.
Pihak DPRD akan terus memantau perkembangan di lapangan guna memastikan pelayanan air bersih bagi warga Kota Cirebon segera kembali normal.
Dampak jebolnya pipa milik PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon ini langsung dirasakan oleh warga Kota Cirebon yang berada di perumahan Perumnas burung Harjamukti, kondisi air di perumahan tersebut sejak pagi sudah habis bahkan mengganggu aktivitas warga yang akan bekerja ataupun sekolah.
Seperti yang disampaikan Dea salah satu warga Perumahan setempat bahwa kehabisan air sudah terjadi sejak pagi dini hari sehingga dirinya dan keluarga yang akan beraktivitas tidak bisa mandi.
“Air sudah mati Sejak pagi tadi bahkan dini hari saya yang sebagai pekerja mau mandi pun susah ya mudah-mudahan insiden ini tidak terlalu lama karena memang air sangat menjadi kebutuhan warga sini,”kata Dea.
Edo Ajak Kader PKK dan Posyandu Cirebon Buang Ego Sektoral Demi Pelayanan Publik
Portalnusa.id – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meminta seluruh kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Posyandu untuk...





































Discussion about this post