Portalnusa.id – Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) tengah menseriusi penataan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), khususnya terkait kabel fiber optik yang semrawut di sejumlah ruas jalan protokol.
Kepala Bidang Infrastruktur TIK DKIS Kota Cirebon, Doni Santosa, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang dalam tahap penjajakan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), untuk melakukan pembenahan kabel-kabel yang menjuntai.
Tahap Awal: Perapihan, Bukan Penurunan
Doni menjelaskan bahwa untuk jangka pendek, fokus utama pemerintah adalah melakukan perapihan kabel terlebih dahulu. Kabel-kabel yang saat ini berantakan akan diikat dan disatukan agar tidak mengganggu estetika dan keamanan pengguna jalan.
“Untuk jangka pendek, kita akan rapihkan dulu. Kabel-kabel yang menjuntai itu diikat agar saat nanti waktunya diturunkan (ke bawah tanah), kondisinya sudah tertata dan tidak merepotkan,” ujar Doni saat ditemui di kantor DKIS, Selasa (27/1/2026).
Terkait rencana pemindahan kabel ke bawah tanah (ducting), Doni mengaku hal tersebut masih memerlukan proses panjang karena harus menyusun regulasi teknis berupa Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai turunan dari Peraturan Daerah (Perda) yang sudah ada.
Jalan Protokol Jadi Prioritas
Beberapa kawasan yang akan menjadi proyek percontohan (pilot project) perapihan ini meliputi jalur-jalur utama atau kawasan tertib lalu lintas, di antaranya:
* Jalan Siliwangi
* Jalan Kartini
* Jalan Wahidin
* Jalan Cipto Mangunkusumo
Pemilihan lokasi ini didasari atas pertimbangan estetika kota, mengingat jalur tersebut merupakan wajah pusat bisnis dan perkantoran di Kota Cirebon.
Perbedaan dengan Kabel PLN
Menanggapi kemungkinan penurunan kabel listrik milik PLN, Doni menjelaskan bahwa koordinasinya akan berbeda dan lebih kompleks. Hal ini disebabkan kabel PLN memiliki risiko tinggi karena berarus listrik, berbeda dengan kabel fiber optik.
“Rata-rata di kota lain pun yang didahulukan adalah fiber optik. Untuk kabel listrik biasanya dilakukan pada kawasan yang memang dibangun dari awal dengan sistem utilitas terpadu,” tambahnya.
Pemerintah Kota Cirebon menargetkan tahap perapihan kabel di jalan-jalan protokol ini dapat terlihat hasilnya sebelum hari raya Lebaran tahun ini, sesuai dengan arahan Wali Kota Cirebon.
Edo Ajak Kader PKK dan Posyandu Cirebon Buang Ego Sektoral Demi Pelayanan Publik
Portalnusa.id – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, meminta seluruh kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Posyandu untuk...





































Discussion about this post