Portalnusa.id – Desa Gumulung Lebak, Kecamatan Greged, kini memiliki ikon baru bagi pusat kegiatan masyarakat.
Penggunaan Gedung Serbaguna (GSG) Alun Jaya desa setempat secara resmi dibuka untuk umum, yang ditandai dengan perhelatan Turnamen Bulutangkis Open Desa Gumulung Lebak, yang dilaksanakan, Sabtu- Minggu 10-11 Januari 2026.
Peresmian sarana infrastruktur olahraga ini menjadi tonggak penting bagi Pemerintah Desa (Pemdes) Gumulung Lebak dalam menyediakan fasilitas publik yang representatif.
Kuwu Gumulung Lebak, Akman Sodikin, mengungkapkan bahwa turnamen bulutangkis sengaja dipilih sebagai rangkaian peresmian untuk menyemarakkan antusiasme warga sekaligus menguji fungsi gedung baru tersebut.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari seremoni peresmian gedung serbaguna kebanggaan desa kami. Dengan ini, fasilitas gedung secara resmi dapat digunakan oleh masyarakat luas untuk berbagai kegiatan positif, salah satunya untuk kegiatan olahraga,” ujar Akman.
Turnamen perdana ini tergolong sukses menyedot perhatian para pecinta bulutangkis. Sebanyak 24 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon turut ambil bagian. Mereka bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara dengan total hadiah jutaan rupiah yang telah disiapkan oleh panitia.
Kehadiran peserta dari luar daerah menunjukkan bahwa fasilitas olahraga di Desa Gumulung Lebak memiliki standar yang baik dan layak untuk menggelar kompetisi tingkat regional. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi UMKM di sekitar lokasi gedung saat turnamen berlangsung kedepannya.
Ke depan, Akman menegaskan bahwa turnamen bulutangkis ini tidak hanya akan berhenti pada momen peresmian saja. Pihak Pemdes berkomitmen menjadikan kompetisi ini sebagai agenda rutin tahunan, bersanding dengan turnamen sepak bola yang sebelumnya telah eksis di Desa Gumulung Lebak.
Langkah ini diambil sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Desa dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang olahraga. Keberadaan gedung serbaguna diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi talenta-talenta muda lokal.
“Ini adalah langkah konkret Pemdes dalam rangka memberdayakan bibit-bibit potensial masyarakat dalam cabang olahraga, selain sepakbola dan bulutangkis. Kami ingin dari Desa Gumulung Lebak ini lahir atlet-atlet berbakat yang nantinya bisa membawa nama harum Kabupaten Cirebon di tingkat yang lebih tinggi,” tambah Aan.
Dengan resmi dibukanya gedung ini, masyarakat diharapkan dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut secara bersama-sama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama sebagai pusat interaksi sosial, olahraga, dan kegiatan budaya di Desa Gumulung Lebak.




































Discussion about this post