Portalnusa.id – Pemerintah Desa ( Pemdes) Gumulung Tonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, melaksanakan kegiatan pelaporan akhir tahun dan pertanggungjawaban keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Sakti, Selasa (06/01/2026).
Dalam kegiatan tersebut terungkap bahwa kontribusi laba bersih BUMDes terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes) tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, meskipun pihak pengurus berkeyakinan akan adanya peningkatan signifikan di tahun mendatang seiring dengan pengembangan usaha baru.
Pengurus BUMDes Jaya Sakti, Susihayati, dalam laporannya menyampaikan bahwa total pendapatan laba bersih dari seluruh usaha yang dikelola BUMDes pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp. 80.920.000. Dari jumlah tersebut, sebagian besar dialokasikan untuk pengembangan usaha baru, sedangkan bagi PADes diberikan sebesar Rp30 juta atau sekitar 40 persen dari total laba bersih.
“Untuk tahun ini pembagian hasil dari usaha BUMDes lebih kecil di kisaran 40 persen. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang pembagian hasilnya sama besarnya dengan alokasi untuk pengembangan usaha,” tandas Susihayati.
Menurutnya, penurunan kontribusi terhadap PADes bukan karena penurunan kinerja usaha yang sudah berjalan, melainkan karena BUMDes sedang dalam tahap pengembangan usaha baru yang membutuhkan modal cukup besar. Usaha yang saat ini dikelola BUMDes Jaya Sakti meliputi unit simpan pinjam, usaha ayam boiler serta budidaya jamur tiram, dan ayam petelur yang baru dirintis, semuanya menunjukkan kinerja yang stabil dan memberikan kontribusi positif bagi laba bersih.
Untuk meningkatkan kontribusi di tahun mendatang, BUMDes Jaya Sakti akan mengembangkan dua jenis usaha baru yang diharapkan dapat memberikan dampak positif baik bagi PADes maupun masyarakat setempat.
Susihayati menjelaskan bahwa usaha baru yang akan dirintis meliputi pelayanan jasa umum dan gerai oleh-oleh Gumulung Tonggoh yang akan menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa.
“Usaha baru yang akan kami rintis yaitu pelayanan jasa, maupun gerai oleh-oleh Gumulung Tonggoh dari pelaku UMKM, dan untuk lokasinya rencananya tepat di depan kantor desa,” jelasnya.
Pelayanan jasa yang akan disediakan mencakup fasilitasi pembayaran pajak kendaraan bermotor, tagihan listrik, serta berbagai layanan administrasi lainnya yang sering dibutuhkan masyarakat.
Sementara gerai oleh-oleh akan menjadi tempat penjualan produk unggulan UMKM desa, sehingga dapat meningkatkan pemasaran dan pendapatan bagi para pelaku usaha lokal.
Susihayati pun menyampaikan, bahwa dengan beroperasinya usaha baru pada tahun 2026, mereka menargetkan kontribusi terhadap PADes dapat meningkat menjadi minimal 50 persen dari total laba bersih. Selain itu, BUMDes juga akan melakukan optimalisasi terhadap usaha yang sudah berjalan dengan meningkatkan kualitas produk dan memperluas pangsa pasar, terutama untuk produk ayam dan jamur tiram yang telah menjadi unggulan desa.
“Kami akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk desa dan masyarakat. Dengan dukungan dari semua pihak, kami yakin BUMDes Jaya Sakti dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang lebih kuat,” tandasnya.
Kuwu Gumulung Tonggoh, Agus Saefudin, menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh pengurus BUMDes Jaya Sakti dalam mengelola usaha dan memberikan kontribusi terhadap PADes.
Ia mengakui bahwa meskipun jumlah kontribusi tahun ini belum sesuai harapan, pihak Pemdes memahami bahwa dana yang dialokasikan untuk pengembangan usaha baru sangat penting untuk kelangsungan dan pertumbuhan BUMDes di masa depan.
“Dengan penerimaan PADes tersebut, meskipun belum sesuai harapan, namun kami memahami karena BUMDes memerlukan penambahan modal untuk pengembangan usaha baru,” ujar Agus.
Menurutnya, ide untuk membuka usaha pelayanan jasa berawal dari banyaknya masukan dan permintaan masyarakat yang menginginkan adanya wadah yang memudahkan mereka dalam melakukan berbagai transaksi pembayaran.
“Jadi kedepan BUMDes Jaya Sakti akan membuka gerai pelayanan jasa, semoga ini bisa memfasilitasi kebutuhan pelayanan masyarakat,” imbuhnya.
Agus menekankan bahwa adanya pemasukan dari PADes sangat penting bagi perkembangan desa, terutama saat ini sumber anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026 mengalami efesiensi yang berdampak signifikan terhadap berbagai sektor pembangunan di desa.
Pemanfaatan dana PADes yang diterima dari BUMDes diperuntukkan khusus untuk program pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, meskipun nominal PADes dari BUMDes tidak besar namun setidaknya bisa memberikan angin segar di tengah anggaran DD merosot tajam,” ungkapnya.
Ia berharap bahwa dengan komitmen pengurus BUMDes yang terus berbenah dan berinovasi, usaha BUMDes Jaya Sakti akan semakin berkembang pesat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi PADes Gumulung Tonggoh di tahun-tahun mendatang.
“Dengan komitmen BUMDes yang terus berbenah dan berinovasi kami yakin usaha BUMDes akan semakin berkembang,” pungkasnya.
Samsung Resmi Luncurkan Galaxy A57 5G dan A37 5G: Bawa “Awesome Intelligence” ke Segmen Menengah
Portalnusa.id – Samsung Electronics Co., Ltd. secara resmi memperkenalkan lini terbaru dari keluarga Galaxy A series, yakni Galaxy A57 5G...




































Discussion about this post