PortalNusa.ID, Sukabumi – Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PKB, Zainul Munasichin, menegaskan bahwa nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan menemukan maknanya secara nyata ketika bangsa dihadapkan pada musibah bencana. Menurutnya, empati dan gotong royong masyarakat menjadi cerminan langsung dari Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Hal itu disampaikan Zainul dalam kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Gunungguruh, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/12/2025).
Zainul mengatakan, bencana yang terjadi di sejumlah daerah saat ini tidak hanya menjadi ujian fisik, tetapi juga ujian nilai kebangsaan. Ia menilai, kuat atau tidaknya solidaritas sosial masyarakat sangat ditentukan oleh sejauh mana Empat Pilar dipahami dan diamalkan.
“Ketika terjadi bencana, yang dibutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga rasa empati, rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa,” kata Zainul.
Ia menambahkan, Empat Pilar Kebangsaan sejatinya mengajarkan masyarakat untuk saling peduli tanpa melihat perbedaan latar belakang. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya justru menjadi kekuatan saat masyarakat bergerak bersama membantu sesama.
“Kita ini berbeda-beda, tetapi disatukan oleh nilai kebangsaan. Inilah wajah Bhinneka Tunggal Ika yang sesungguhnya, terutama saat masyarakat saling menolong di tengah bencana,” ujarnya.
Zainul menekankan, semangat gotong royong yang tumbuh di masyarakat harus terus dirawat dan diperkuat. Ia menilai, kecepatan penanganan bencana sangat dipengaruhi oleh kekompakan dan solidaritas antarwarga serta seluruh elemen bangsa.
“Kalau empati dan gotong royong berjalan, maka beban bencana akan terasa lebih ringan dan penanganannya bisa lebih cepat,” jelasnya.
Ia berharap, melalui sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga persatuan dan kepedulian sosial, tidak hanya dalam kondisi normal, tetapi juga saat menghadapi situasi darurat.
“Empat pilar bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi untuk dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di saat-saat sulit seperti sekarang,” pungkasnya.





































Discussion about this post